|
Written by taufik
|
|
Tahukah kalian bahwa Bahasa Inggris yang diajarkan di sekolah-sekolah (SD, SMP, dan SMA) di negara kita dewasa ini mengikuti pemikiran Halliday yang lebih menyoroti bahasa sebagai alat interaksi sosial (sosiolinguistik) ketimbang sebagai objek pengetahuan.
Oleh karena itu siswa jaman sekarang diajarkan bagaimana menggunakan bahasa Inggris secara praktis untuk memenuhi kebutuhan yang bakal dihadapinya sehari-hari. Makanya pelajaran Bahasa Inggris kalian dipenuhi materi-materi yang mengasah 4 keterampilan (listening, speaking, reading, dan writing) kalian untuk memahami dan menggunakan teks-teks yang ada disekitar kita, seperti teks monolog, fungsional, dan dialog (transaksional dan interpersonal). Materi ini cenderung berbeda dibanding dengan materi Bahasa Inggris pada 10-15 tahun yang lalu dimana materi Bahasa Inggris lebih dipenuhi dengan structure atau grammar. Memang waktu itu arah pelajaran Bahasa Inggris masih mengikuti pemikiran Noam Chomsky yang memandang bahwa bahasa merupakan seperangkat aturan (structure). Kedua pemikiran di bidang linguistik (kebahasaan) ini sebenarnya sama-sama penting dan walaupun berbeda namun saling mengisi, terutama untuk melandasi visi dan tujuan pembelajaran Bahasa Inggris bagi siswa. Disatu sisi belajar Bahasa Inggris saat ini terasa lebih mudah bagi siswa. Karena siswa tidak atau sedikit dipusingkan dengan materi structure. materi Bahasa Inggris tampak lebih menyenangkan dan lebih friendly bagi siswa karena yang mereka temui adalah teks-teks yang ada disekitarnya. Hal ini sesuai dengan tujuan kurikuler Bahasa Inggris sebagaimana dijabarkan dalam SI (standar Isi) yang diputuskan oleh Mendiknas dalam Permendiknas No. 22 Tahun 2006. Namun disisi lain, untuk mampu memahami teks-teks tersebut kalian dituntut memiliki penguasaan terhadap structure. Tanpa itu, akan ada suatu kesempatan dimana kalian akan memahami isi teks dengan salah. Yah gak masalah kalo itu terjadi waktu mengerjakan PR, tapi kalo pas ulangan, UTS, atau UAS? bisa kacau dunia persilatan. Lebih mudah tapi lebih kompleks, bukan?. |